Berikut adalah ringkasan perjalanan hidupnya dalam bentuk tabel untuk memudahkan pemahaman, dilanjutkan dengan penjelasan lebih detail.
• Masa Kecil & Pendidikan Lahir di Queens, NY (1946); bersekolah di militer; lulus dari Wharton School (1968) .
• Karier Bisnis Mengembangkan Trump Organization; membangun Trump Tower; memiliki kasino; menulis The Art of the Deal.
• Karier Hiburan Membawakan acara realitas The Apprentice (2004-2015); memiliki kontes Miss Universe.
• Masa Presiden (2017-2021) Pemotongan pajak; menunjuk 3 hakim Mahkamah Agung; memulai perang dagang dengan China; menarik diri dari perjanjian iklim Paris; pemakzulan pertama.
• Pemilu 2020 & Akibatnya Kalah dari Joe Biden; tidak mengakui kekalahan; memicu serangan ke Capitol (6 Jan 2021); pemakzulan kedua.
• Kampanye 2024 & Kemenangan Menang melawan Joe Biden & Kamala Harris; selamat dari upaya pembunuhan; menjadi presiden ke-4.
🏡 Masa Kecil dan Awal Karier
Donald John Trump lahir pada 14 Juni 1946, di Queens, New York, dari pasangan Fred Trump, seorang pengusaha properti, dan Mary Anne MacLeod Trump, seorang imigran asal Skotlandia . Ia adalah anak keempat dari lima bersaudara dan tumbuh dalam lingkungan keluarga yang disiplin .
Pendidikan: Trump muda dikenal energik dan kadang nakal. Di usia 13 tahun, orang tuanya memasukkannya ke New York Military Academy agar lebih disiplin. Di sana, ia berkembang dan bahkan menjadi atlet yang cukup baik . Setelah lulus pada tahun 1964, ia kuliah di Fordham University selama dua tahun sebelum pindah ke Wharton School of Finance and Commerce di University of Pennsylvania, salah satu sekolah bisnis terbaik di Amerika. Ia lulus pada tahun 1968 dengan gelar sarjana ekonomi .
🏙️ Karier Bisnis dan Hiburan
Setelah lulus kuliah, Trump bergabung dengan perusahaan properti milik ayahnya, Trump Management, yang fokus pada perumahan kelas menengah di Brooklyn dan Queens . Ia kemudian mengambil alih perusahaan tersebut pada tahun 1971 dan mengubah namanya menjadi Trump Organization .
Ekspansi ke Manhattan: Trump kemudian pindah ke Manhattan dan mulai mengerjakan proyek-proyek besarnya. Kesuksesan pertamanya adalah renovasi Hotel Commodore menjadi Grand Hyatt pada tahun 1980, yang membuka jalannya menuju ketenaran . Proyek ikonik berikutnya adalah Trump Tower, gedung pencakar langit mewah di Fifth Avenue yang selesai dibangun pada tahun 1983 dan langsung menjadi simbol kekayaan dan ambisinya .
Ekspansi dan Kebangkrutan: Sepanjang tahun 1980-an, ia terus memperluas kerajaan bisnisnya dengan membangun kasino di Atlantic City, membeli kompleks mewah Mar-a-Lago di Florida, dan bahkan memiliki maskapai penerbangan serta klub sepak bola . Namun, resesi ekonomi di awal 1990-an membuatnya terlilit utang besar dan beberapa kasinonya bangkrut. Meski demikian, ia berhasil bangkit kembali dengan cerdas, salah satunya dengan melisensikan namanya untuk berbagai produk, dari steak hingga dasi .
Bintang Reality Show: Pada tahun 2004, Trump menjadi pembawa acara The Apprentice, sebuah acara realitas di mana para kontestan bersaing untuk mendapatkan posisi manajemen di perusahaannya. Kalimat khasnya, "You're fired!", menjadi sangat populer dan membuat namanya dikenal oleh seluruh lapisan masyarakat Amerika . Ia juga memiliki kontes kecantikan Miss Universe dari tahun 1996 hingga 2015 .
🗳️ Jalan Menuju Gedung Putih (2016)
Pada 16 Juni 2015, Trump mengumumkan pencalonannya sebagai presiden dari Partai Republik dalam sebuah pidato yang kontroversial, di mana ia menyebut imigran Meksiko sebagai "kriminal" dan "pemerkosa" . Dengan slogan Make America Great Again, ia mencalonkan diri sebagai seorang "outsider" yang akan membersihkan sistem politik .
Kampanye yang Tidak Biasa: Gaya kampanyenya yang blak-blakan dan tanpa filter menarik perhatian besar. Ia berhasil mengalahkan 16 kandidat lain di Partai Republik, termasuk tokoh-tokoh mapan seperti Jeb Bush dan Marco Rubio . Kampanyenya dipenuhi dengan janji-janji populis, seperti membangun tembok di perbatasan dengan Meksiko, melarang muslim masuk ke AS, dan merombak ulang perjanjian dagang yang dianggap merugikan Amerika .
Kemenangan Kejutan: Dalam pemilihan umum, ia berhadapan dengan Hillary Clinton dari Partai Demokrat. Hampir semua jajak pendapat memprediksi kemenangan Clinton. Namun, pada 8 November 2016, Trump berhasil memenangkan suara elektoral di negara-negara bagian kunci (swing states) seperti Florida, Ohio, dan Pennsylvania, dan secara resmi terpilih sebagai presiden ke-45 Amerika Serikat, meskipun kalah dalam suara populer .
🏛️ Masa Kepresidenan Pertama (2017-2021)
Masa jabatan Trump sebagai presiden diwarnai dengan berbagai kebijakan kontroversial dan momen-momen bersejarah.
Kebijakan Dalam Negeri: Salah satu tindakan pertamanya adalah menandatangani perintah eksekutif untuk membangun tembok perbatasan dengan Meksiko dan melarang warga dari tujuh negara mayoritas Muslim memasuki AS (yang kemudian dikenal sebagai Muslim ban) . Di bidang ekonomi, ia menerapkan kebijakan America First dengan memulai perang dagang dengan China dan merenegosiasi ulang perjanjian perdagangan NAFTA . Ia juga menandatangani reformasi pajak besar-besaran.
Kebijakan Luar Negeri: Trump menarik Amerika Serikat dari Perjanjian Iklim Paris dan perjanjian nuklir dengan Iran . Ia juga memindahkan Kedutaan Besar AS untuk Israel ke Yerusalem, sebuah langkah yang memicu kontroversi internasional . Di sisi lain, ia menjalin hubungan diplomatik yang belum pernah terjadi sebelumnya dengan pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, menjadi presiden AS pertama yang menginjakkan kaki di negara tersebut .
Kontroversi dan Pemakzulan Pertama: Kepresidenannya juga diwarnai investigasi terkait campur tangan Rusia dalam pemilu 2016. Meskipun investigasi Mueller tidak menemukan bukti konspirasi yang cukup, penyelidikan lain membawanya ke pemakzulan pertama pada Desember 2019. Ia didakwa oleh DPR (House of Representatives) atas penyalahgunaan kekuasaan dan penghalangan kongres terkait tekanan kepada Presiden Ukraina untuk menyelidiki Joe Biden. Namun, ia kemudian dibebaskan oleh Senat pada Februari 2020 .
📉 Kekalahan 2020 dan Gejolak Politik
Donald Trump mencalonkan diri kembali pada tahun 2020 dan menghadapi lawan dari Partai Demokrat, Joe Biden. Kampanye ini berlangsung di tengah pandemi COVID-19 yang melanda AS.
Kekalahan dan Klaim Kecurangan: Biden berhasil mengalahkan Trump, baik dalam suara populer maupun suara elektoral . Namun, Trump tidak pernah secara resmi mengakui kekalahannya dan terus mengklaim bahwa pemilu telah dicurangi, sebuah narasi yang kemudian dikenal sebagai The Big Lie . Meskipun demikian, dalam beberapa kesempatan di tahun 2024 ia pernah mengakui bahwa ia kalah tipis .
Pemakzulan Kedua dan Akhir Masa Jabatan: Klaim kecurangan pemilu memuncak pada 6 Januari 2021, ketika para pendukungnya menyerbu Gedung Capitol untuk mengganggu proses sertifikasi kemenangan Biden. Akibatnya, untuk kedua kalinya, DPR memakzulkannya, kali ini dengan tuduhan hasutan untuk pemberontakan. Ia adalah satu-satunya presiden dalam sejarah AS yang dimakzulkan dua kali . Ia meninggalkan jabatannya pada 20 Januari 2021.
🎉 Kembali ke Gedung Putih (2024)
Meskipun meninggalkan jabatan dengan kontroversi, pengaruh Trump di Partai Republik tetap kuat. Ia mengumumkan pencalonan diri untuk ketiga kalinya pada tahun 2024.
Kampanye 2024: Kampanyenya berfokus pada pesan yang sama seperti sebelumnya, dengan penekanan pada imigrasi dan kebijakan America First. Ia berhasil mengalahkan lawan-lawannya di Partai Republik dan kembali menjadi calon presiden . Kampanyenya kembali diwarnai dengan pernyataan-pernyataan kontroversial.
Kemenangan Bersejarah: Dalam pemilihan umum November 2024, Trump berhadapan dengan Kamala Harris dari Partai Demokrat. Ia berhasil memenangkan pertarungan tersebut dan terpilih sebagai presiden ke-47 Amerika Serikat. Ia dilantik pada Januari 2025 .
Kemenangannya ini menandai kembalinya ia ke tampuk kekuasaan setelah empat tahun.